Lima Bola Kehidupan

Diposting olehviky on Selasa, 16 Agustus 2011

Ini mungkin Bukan merupakan suatu kisah atau cerita, ini hanya sebuah bahan renungan untuk kita semua dalam menghadapi berbagai persoalan yang kita temui dalam kehidupan ini, Renungan ini saya dapat sewaktu saya blogwalking di blog sahabat,semoga dapat menjadi pencerahan untuk kita. Brian Dyson, mantan eksekutif Coca Cola, pernah menyampaikan pidato yang sangat menarik tentang lima bola kehidupan,

"Bayangkan hidup itu seperti pemain akrobat dengan lima bola di udara. Anda bisa menamai bola itu dengan sebutan:
  •  Pekerjaan
  •  Keluarga
  •  Kesehatan
  •  Sahabat
  •  Semangat
Anda semuanya harus menjaga semua bola itu tetap di udara dan jangan sampai ada yang terjatuh
Kalaupun situasi mengharuskan Anda melepaskan salah satu diantara lima bola tersebut, lepaskanlah Pekerjaan karena pekerjaan adalah BOLA KARET.
Pada saat Anda menjatuhkannya, suatu saat ia akan melambung kembali, namun 4 bola lain seperti: Keluarga, Kesehatan, Sahabat dan Semangat adalah BOLA KACAJika Anda menjatuhkannya, akibatnya bisa sangat fatal!
Brian Dyson mencoba mengajak kita hidup secara seimbang. Pada kenyataannya, kita terlalu menjaga Pekerjaan yang merupakan bola karet yang dapat memantul lagi, bahkan kita mengorbankan Keluarga, Kesehatan, Sahabat dan Semangat demi menyelamatkan bola karet tersebut.Demi uang atau pekerjaan, kita mengabaikan keluarga.Demi meraih sukses dalam pekerjaan, kita jadi workaholic dan tidak memperhatikan Kesehatan.Bahkan demi uang atau pekerjaan, kita rela menghancurkan hubungan dengan Sahabat yang telah kita bangun bertahun tahun lamanya.
Ingatlah, kalaupun kita kehilangan uang masih bisa kita cari lagi, tapi jika Keluarga sudah hilang, kemana kita mencarinya lagi?
Uang hilang masih bisa dicari, tapi apa kita bisa membeli Sahabat?
Uang hilang masih bisa dicari, tapi apakah kita bisa memulihkan Kesehatan kita secara normal jika kita terkena penyakit kritis? 
Renungkanlah, semoga renungan diatas dapat menjadi bahan pertimbangan bagi kita semua dalam mengambil suatu keputusan.

{ 0 komentar.. read them below or add one }

Posting Komentar

 

Blog Archive