Bidadari Untuk Umar R.A

Diposting olehviky on Sabtu, 13 Agustus 2011

Sayidina Umar r.a adalah salah seorang dari sahabat Rasulullah SAW. Semenjak ia memeluk Islam kaum muslimin seakan memperoleh suatu kekuatan yang sangat besar. Sejak itulah mereka berani shalat dan tawaf dika’abah secara terang-terangan. Umar r.a. adalah seorang yang wara, ia sangat teliti dalam mengamalkan Islam. Umar r.a. mempelajari surah Al-Baqarah selama 10 tahun, ia kemudian melapor kepada Rasulullah SAW , "Wahai Rasulullah  apakah kehidupanku telah mencerminkan surah Al-Baqarah ? apabila belum maka aku tidak akan melanjutkan ke surah berikutnya ?".Rasulullah s.a.w.  menjawab, "Sudah..."!. Umar r.a. mengamalkan agama sesuai dengan kehendak Allah SWT Karena kesungguhannya inilah maka banyak ayat di Al-Quran yang diturunkan Allah SWT berdasarkan apa yang ada dalam hatinya, seperti mengenai pengharaman arak, ayat mengenai hijab, dan beberapa ayat Al-Quran lainnya.

Rasulullah SAW seringkali menceritakan kepada para sahabatnya tentang perjalanan mi'raj nya menghadap Allah SWT. Rasulullah  sering pula menceritakan bagaimana keadaan surga yang dijanjikan Allah SWT kepada sahabat-sahabatnya. Suatu hari ketika Rasulullah SAW dimi'rajkan menghadap Allah SWT malaikat Jibril a.s. memperlihatkan kepada Rasulullah SAW taman-taman surga. Rasulullah SAW  melihat ada sekumpulan bidadari yang sedang bercengkrama. Ada seorang bidadari yang begitu berbeda dari yang lainnya. Bidadari itu menyendiri dan tampak sangat pemalu. Rasulullah SAW  bertanya kepada Jibril a.s., "Wahai Jibril, bidadari siapakah itu"?. Malaikat Jibril a.s. menjawab, "Bidadari itu adalah diperuntukkan bagi sahabatmu Umar r.a.". Pernah suatu hari ia membayangkan tentang surga yang engkau ceritakan keindahannya. Ia menginginkan untuknya seorang bidadari yang berbeda dari bidadari yang lainnya. Bidadari yang diinginkannya itu berkulit hitam manis, dahinya tinggi, bagian atas matanya berwarna merah, dan bagian bawah matanya berwarna biru serta memiliki sifat yang sangat pemalu. Kerana sahabat-mu itu selalu memenuhi kehendak Allah SWTmaka saat itu juga Allah SWT menjadikan seorang bidadari untuknya sesuai dengan apa yang dikehendaki hatinya".

{ 0 komentar.. read them below or add one }

Posting Komentar

 

Blog Archive