Nenek Mentatto dadanya

Diposting olehviky on Kamis, 08 September 2011

Entah karena terlalu cinta dengan sang suami atau karena sebab lain, seorang nenek rela mentato dadanya dengan tulisan "jangan Disembuhkan",dia juga meminta para dokter dan perawat yang merawatnya untuk menghentikan perawatan terhadap dirinya dan membiarkannya mati. Hal ini di lakukan setelah sang suami meninggal di Unit gawat darurat.

Joy Tomkin,seorang nenek berumur 81 tahun ini mengunjungi studio tatto pada januari lalu dan membuat tatto dengan tulisan "Do Not Resuscitate" pada dadanya dan "P.T.O" serta tanda panah  di punggungnya. Hal ini di lakukan agar para perawat menghormati keinginannya untuk mati.Demikian seperti di lansir Dailymail,kamis (6/9/2011)

Nenek dari enam orang cucu ini menderita arthritis, penyakit Reynaud dan diabetes, mengatakan kemarin bahwa dia tidak ingin menanggung kematian, lambat berlama-lama.

"Saya tidak ingin menjadi setengah mati, saya ingin sepenuhnya mati. Mungkin akan berbeda ketika saya berusia 51 tahun tapi kini saya sudah 81 tahun," ujarnya.

"Semua orang pasti akan mati, tapi saya tidak ingin seperti sayuran. Saya berharap umur saya dapat lebih dari 70 tahun, dan saya senang karena saya masih hidup sekarang," dia menambahkan.

Namun nenek ini malah kuatir kecanggihan medis saat ini membuat umurnya semakin panjang. "Saya takut keprofesionalan medis akan membuat saya tetap hidup ketika saya telah tidak ingin hidup," imbuhnya.

{ 0 komentar.. read them below or add one }

Posting Komentar

 

Blog Archive