Kakek Menggagahi Puterinya Selama 34tahun

Diposting olehviky on Sabtu, 17 September 2011

unjuk rasa menentang incest
Gilaa..seorang kakek di jerman telah melakukan Incest ( Hubungan Sex Sedarah ) dengan puteri kandungnya sendiri selama 34 tahun dan telah menghasilkan 4 orang anak. Seperti di lansir Sueddeutsche (15/9/2011), seorang kakek 69 tahun di sebuah desa bernama Willmersbach di duga juat telah melakukan Incest selama 34 tahun dengan puterinya sendiri.

Ironisnya masyarakat di desa tersebut hanya mendiamkannya, dan tidak melakukan apapun untuk mencegah hal tersebut,mereka hanya menjadikannya sebagai bahan pergunjingan. Hal ini dikarenakan mereka tidak memiliki cukup bukti dan takut di tuduh memfitnah. Rumor ini bermula sekitar 10 atau 15 tahun yang lalu,saat seorang pemburu memergoki sang kakek sedang melakukan hal mencurigakan bersama puterinya di dalam hutan. Kecurigaan bertambah setelah melihat kemiripan wajah anak-anak sang wanita dengan wajah kakek mereka.

Walikota Jürgen Mönius mengatakan kasus incest yang terjadi di tempatnya berbeda dengan kasus yang terjadi ditempat lain. "Cerita hubungan sedarah ini memang telah tersiar selama hampir 10 atau 15 tahun, namun tak ada satu pun yang punya bukti kuat mengenai itu," kata Mönius.

Disinggung mengenai mengapa warga tidak melaporkan hal ini ke pihak berwenang dan cenderung mendiamkannya selama bertahun-tahun, Mönius hanya mengatakan bahwa ia dan warga lainnya tidak melihat perempuan tersebut dipaksa melakukan sesuatu di luar kehendaknya. "Anda tentu tak ingin dituntut balik, karena dituduh membuat fitnah," ujarnya. 
Menurut penjelasan Karl Herzog, pengacara si pria, tiga di antara anak-anak  tersebut lahir cacat. Adapun anak keempat kini diasuh adik si kakek. Herzog juga menyatakan, kliennya hanya difitnah, karena hubungan sedarah tersebut dilandasi rasa suka sama suka.

{ 1 komentar.. read them below or add one }

perangsang ampuh mengatakan...

terima kasih banyak senang bisa mampir di blog anda. info seputar alat bantu sex

Posting Komentar

 

Blog Archive